LAMPUNG SELATAN– Suasana haru dan syukur menyelimuti warga RT 06 Dusun 07, Desa Haji Mena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis pagi (26/5/2026). Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung menyalurkan bantuan 1 ekor sapi kurban untuk warga setempat dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Ketua HKTI Provinsi Lampung, Umar Ahmad, SP, kepada Ketua RT 06 Hengky Wijaya dan tokoh masyarakat di halaman Mushola Al Iklas. Sapi putih dengan berat kurang lebih 400 kg itu sebelumnya telah diperiksa kesehatannya oleh petugas Dinas Peternakan Lampung Selatan.

Ketua HKTI Provinsi Lampung, Ir. H. Rahmat Mirzani Djausal, ST, MM, yang berhalangan hadir karena agenda dinas, menitipkan pesan melalui Umar Ahmad.
“Ini adalah amanah dari HKTI Lampung untuk hadir langsung di tengah masyarakat petani. Kami ingin berbagi kebahagiaan Idul Adha, khususnya bagi warga yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan di Lampung Selatan,” kata Umar saat menyampaikan sambutan.

Ia menjelaskan, program penyaluran hewan kurban ini merupakan agenda rutin HKTI Lampung setiap tahun. Tujuannya bukan hanya memenuhi syariat ibadah kurban, tetapi juga mempererat hubungan antara organisasi petani dengan masyarakat desa.
“HKTI lahir dari petani, untuk petani. Jadi wajar kalau di hari besar seperti ini kami kembali ke akar, yaitu berbagi dengan warga di dusun dan kampung,” ujarnya.

Warga Sambut Antusias
Ketua RT 06 , Hengky Wijaya , mengaku tidak menyangka desanya mendapat bantuan langsung dari HKTI Provinsi Lampung. Menurutnya, warga di dusun RT 06 dusun 07 mayoritas berprofesi sebagai petani.
“Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Rahmat Mirzani Djausal dan seluruh jajaran HKTI Lampung. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” kata Hengky.
Ia menambahkan, daging kurban akan dibagikan secara merata kepada sekitar 125 kepala keluarga di RT 06 dan sekitarnya. Proses penyembelihan direncanakan dilaksanakan pada rabo pagi setelah salat Idul Adha, agar daging bisa segera didistribusikan dalam kondisi segar.
Pengurus mushola Al Iklas Niswansyah, S. Pd juga mengapresiasi langkah HKTI Lampung. Ia menyebut kegiatan ini menunjukkan bahwa organisasi tani tidak hanya fokus pada urusan pupuk dan bibit, tetapi juga peduli pada aspek sosial kemasyarakatan.
“Semoga HKTI semakin besar dan terus membawa manfaat. Ini contoh nyata organisasi yang dekat dengan rakyat kecil,” ucapnya.
Komitmen HKTI untuk Petani Lampung
HKTI Lampung di bawah kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal memang gencar menjalankan program pemberdayaan petani, mulai dari pendampingan teknis budidaya, penyaluran bantuan alsintan, hingga kegiatan sosial seperti ini.
Umar Ahmad menegaskan, ke depan HKTI akan memperluas jangkauan program ke lebih banyak desa di Lampung Selatan dan kabupaten lain.
“Kami ingin HKTI hadir bukan hanya saat panen hatau saat ada masalah. Tapi juga saat warga merayakan hari besar keagamaan seperti sekarang ini,” tutupnya.
Acara penyerahan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Warga tampak antusias melihat sapi kurban yang akan menjadi hidangan bersama saat Idul Adha tiba. (Iron Guna)

