Pelayanan Publik Jadi Fondasi Kepercayaan Masyarakat

Dinar Ekspose–Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata dinilai dari banyaknya proyek infrastruktur yang terealisasi atau besarnya anggaran yang terserap. Menurutnya, ukuran utama keberhasilan pemerintah adalah sejauh mana masyarakat dapat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, transparan, dan berintegritas.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat menghadiri Entry Meeting Penilaian Penyelenggaraan Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026 bersama Ombudsman RI. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa seluruh layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan, pendidikan hingga perpajakan, memiliki peran strategis dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan, Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat transformasi digital melalui aplikasi Lampung In. Kehadiran platform tersebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun pengaduan secara cepat dan terbuka.

Gubernur Mirza juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui penghargaan semata, melainkan melalui pelayanan yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari.

Meski Provinsi Lampung berhasil meraih predikat Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi serta masuk tiga besar nasional dalam Penilaian Opini Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk tidak cepat merasa puas.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan. Sebab, pelayanan publik yang berkualitas bukan sekadar target yang ingin dicapai, melainkan komitmen berkelanjutan yang harus dijaga demi mewujudkan visi Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan