LAMPUNG SELATAN — Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Sebuah kebahagiaan yang sungguh luar biasa kini menyelimuti keluarga Bapak Ratu Hendri Yunizar, S.Pd. dan Ibu Kasmita Sari, A.Md.Keb. Bagaimana tidak, kedua anak tercinta beliau sama-sama berhasil mengharumkan nama keluarga, sekolah, dan daerah di ajang bergengsi Student Sport Indonesia Championship 2026, cabang olahraga Pencak Silat, yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, memperebutkan Piala DPR RI.
Ananda Atshila Umi Zahira, putri kedua yang saat ini duduk di bangku kelas 6, tampil dengan penuh keyakinan dan keberanian. Setelah berjuang sepenuh hati, beliau berhasil meraih JUARA 1 dan membawa pulang Piala Emas beserta Piagam Penghargaan. Sebagai putri yang sopan dan tekun, Atshila membuktikan bahwa ketekunan senantiasa berbuah manis.
Ananda Almalik Kivlan Zhorif adalah satu-satunya putra di keluarga besar Bapak Ratu Hendri Yunizar dan Ibu Kasmita Sari, dari enam bersaudara. Sebagai anak laki-laki satu-satunya, harapan besar selalu ada di pundaknya, namun Almalik tidak membiarkan beban itu memberatkannya — justru menjadikannya semangat untuk berjuang lebih keras.
Beliau tampil gagah dan berani di panggung kejuaraan, bertanding dengan hati yang kuat dan tekad yang tak tergoyahkan. Alhamdulillah, Almalik Kivlan Zhorif berhasil meraih JUARA 1 dalam kategori Tanding Pencak Silat, mewakili Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia. Kemenangan ini terasa begitu istimewa, karena beliau adalah kebanggaan sekaligus satu-satunya putra yang hari ini berhasil membuktikan bahwa ia mampu membanggakan ayah, ibu, dan seluruh keluarganya.
Bapak Ratu Hendri Yunizar, S.Pd. beserta Ibu Kasmita Sari, A.Md.Keb. dan seluruh keluarga besar, menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bayu Rangga Chaniago, pelatih Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia.
“Terima kasih yang tulus kami haturkan kepada Bapak Bayu Rangga Chaniago. Terima kasih telah mendidik, melatih, dan membimbing anak-anak kami dengan penuh kesabaran dan ketegasan. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah mendoakan dan mendukung langkah anak-anak kami. Semoga kebaikan Bapak sekalian dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat ganda.”
Hari ini, dua anak — putri yang berbakti dan putra satu-satunya yang membanggakan sama-sama berdiri sebagai juara. Semoga Atshila Umi Zahira dan Almalik Kivlan Zhorif senantiasa tumbuh menjadi anak-anak yang rendah hati, tetap rajin belajar, dan terus berbakti kepada kedua orang tua.
Semoga langkah baik ini senantiasa diberkahi. Selamat dan sukses untuk kalian berdua, kebanggaan hati Ayah dan Ibu!(Iron Guna)
