Lampung — Rumah yang layak huni merupakan kebutuhan dasar bagi setiap keluarga. Oleh karena itu, program bedah rumah menjadi salah satu pilar penting upaya pemerintah dalam membantu masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman.

Hal tersebut ditegaskan saat Gubernur Lampung, mirzani Djausal yang melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program bedah rumah di Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara. Dalam kunjungan tersebut, gubernur melihat dari dekat proses perbaikan rumah milik Abbas (36), seorang pedagang ikan yang sebelumnya tinggal bersama istri, anak, dan orang tuanya di kediaman dengan kondisi yang jauh dari kata layak.

Melalui program ini, setiap unit rumah mendapatkan bantuan senilai Rp20 juta. Bantuan tersebut dialokasikan secara transparan, yakni sebesar Rp17,5 juta untuk kebutuhan material bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja. Khusus di lokasi peninjauan di Kecamatan Abung Pekurun, program ini mencakup perbaikan 30 unit rumah yang tersebar merata di tiga desa, dengan masing-masing desa mendapatkan jatah 10 rumah.

Pelaksanaan bedah rumah ini merupakan bagian nyata dari kebijakan strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Program 3 Juta Rumah yang dieksekusi oleh kementerianpkp. Dampak positif dari kebijakan ini terlihat jelas dari lonjakan alokasi bantuan untuk Provinsi Lampung. Jika pada tahun 2025 Lampung hanya mendapat alokasi 2.394 unit rumah, maka pada tahun 2026 jumlah tersebut melompat drastis menjadi 13.276 unit rumah—mencatatkan kenaikan sekitar 455 persen dibanding tahun sebelumnya. Angka ini pun ditargetkan akan terus ditingkatkan pada tahun 2027 mendatang.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mengawal jalannya program ini bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota, guna memastikan bantuan tepat sasaran serta rampung sesuai target waktu yang ditentukan. Langkah ini diambil karena pembangunan tidak sekadar berfokus pada infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, melainkan memastikan setiap keluarga Indonesia dapat bertempat tinggal di hunian yang layak. (*)

Tinggalkan Balasan