BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakatnya. Mewakili Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, menyerahkan secara langsung bantuan sosial kepada ratusan warga yang membutuhkan, bertempat di Ruang Rapat Semergou, lingkungan Pemkot setempat, Rabu (21/10/2026).

Bantuan yang disalurkan kali ini mencakup bantuan dana pengobatan, biaya akomodasi dan transportasi bagi pasien, serta santunan bagi warga yang menjadi korban bencana alam di wilayah Kota Bandar Lampung. Total terdapat 136 warga penerima manfaat yang hadir langsung dalam agenda penyerahan tersebut.

Dalam laporannya, bantuan yang diberikan berupa uang tunai dengan nominal yang bervariasi secara proporsional sesuai dengan tingkat kebutuhan masing-masing penerima. Untuk bantuan akomodasi dan transportasi pengobatan medis, Pemkot mengalokasikan dana mulai dari Rp10 juta hingga Rp20 juta per orang. Sementara itu, untuk warga yang terdampak bencana alam, bantuan stimulus yang diberikan dimulai dari nominal Rp1 juta.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wilson Faisol, menegaskan bahwa program ini merupakan representasi kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat yang sedang mengalami masa-masa sulit.

“Bantuan ini merupakan arahan dan instruksi langsung dari Ibu Walikota Eva Dwiana. Ini adalah wujud komitmen penuh dari Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk selalu hadir, mendengar, dan meringankan beban finansial masyarakat, baik mereka yang sedang berjuang melawan penyakit maupun yang tertimpa musibah bencana alam,” ujar Wilson Faisol di sela-sela acara.

Selain menyerahkan bantuan secara simbolis, Wilson Faisol juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan imbauan penting terkait kondisi cuaca ekstrem. Mengingat sebagian wilayah masih dilanda musim kemarau yang cukup panjang, ia mengingatkan seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran.

“Di situasi kemarau seperti saat ini, kami meminta seluruh lapisan masyarakat untuk saling menjaga lingkungan masing-masing. Tolong petakan dan antisipasi titik-titik rawan yang bisa memicu kebakaran. Kami juga sangat melarang warga untuk membakar sampah secara sembarangan, karena percikan api kecil bisa berakibat fatal dalam kondisi kering ini,” tambahnya tegas.

Melalui penyaluran bantuan ini, Pemkot Bandar Lampung berharap dana yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan optimal untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban. Program ini diharapkan tidak hanya sekadar meringankan beban materi, tetapi juga menjadi suntikan moral dan penyemangat agar masyarakat Kota Bandar Lampung dapat segera bangkit kembali demi menata masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan