BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, secara resmi membuka kegiatan pembinaan manasik bagi 1.000 calon jemaah umrah asal Kota Tapis Berseri. Kegiatan yang dinantikan oleh para calon tamu Allah ini berlangsung khidmat di Aula Gedung Semergou, kompleks perkantoran Pemerintah Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (17/10/2026).

Program pembinaan manasik ini diselenggarakan sebagai bentuk perhatian dan fasilitasi dari pemerintah daerah guna memastikan seluruh tahapan ibadah para jemaah dapat berjalan lancar dan sesuai tuntunan syariat. Tahun ini, tercatat sebanyak 1.000 warga Bandar Lampung siap diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah.

Selama kegiatan manasik, para calon jemaah mendapatkan pembekalan yang sangat komprehensif. Tidak hanya sekadar teori, materi pembinaan juga meliputi simulasi langsung tata cara ibadah umrah, mulai dari pelaksanaan tawaf mengelilingi Ka’bah, berjalan kaki dalam prosesi sa’i, hingga tata cara tahallul (mencukur rambut).

Selain aspek ibadah, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga menaruh perhatian besar pada faktor pendukung lainnya. Para jemaah diberikan pembekalan kesehatan khusus dari tim medis agar siap menghadapi perbedaan cuaca di Arab Saudi, serta edukasi mengenai aturan keimigrasian terkini dan regulasi penerbangan internasional demi kenyamanan selama perjalanan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menekankan betapa krusialnya pelaksanaan manasik ini. Menurutnya, manasik bukan sekadar rutinitas seremonial menjelang keberangkatan, melainkan modal utama yang mencakup pengetahuan syariat, pemahaman tata cara ibadah yang benar, hingga kesiapan fisik dan mental yang matang.

“Alhamdulillah, tahun ini ada 1.000 jemaah kita yang siap berangkat ke Tanah Suci. Manasik ini adalah bekal utama agar ibadahnya nanti benar, sah, dan insyaAllah mabrur,” ujar Eva Dwiana di hadapan ribuan jemaah yang hadir.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bandar Lampung ini juga menitipkan pesan menyentuh kepada seluruh calon jemaah agar senantiasa menjaga nama baik daerah dan menjaga solidaritas selama berada di Arab Saudi.

“Saya berpesan kepada seluruh jemaah, tolong jaga kesehatan dengan baik karena ibadah umrah ini memerlukan fisik yang prima. Jaga adab dan kesopanan selama di Tanah Suci, serta yang tidak kalah penting adalah saling membantu antarsesama jemaah asal Bandar Lampung. InsyaAllah, semuanya berangkat dengan selamat dan pulang membawa keberkahan bagi keluarga serta kota kita tercinta,” pungkas Wali Kota.

Suasana haru dan antusiasme tinggi tampak menyelimuti Aula Gedung Semergou sepanjang acara. Dengan pembekalan yang matang ini, diharapkan serangkaian perjalanan ibadah umrah jemaah asal Kota Bandar Lampung tahun 2026 dapat terlaksana dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. (*)

 

Tinggalkan Balasan